Feeds:
Posts
Comments

Bulu Kucingku Rontok… !!

Kadang kita bingung melihat bulu kucing kesayangan kita rontok dan menempel diseluruh sofa dan baju saat kita sedang bermanja-manja dengannya.  Bulu yang lepas dan menempel tersebut  sepertinya sudah merupakan hal yang biasa bagi pemilik kucing. Namun lama-kelamaan jika diperhatikan bulu yang rontok itu semakin banyak jumlahnya.  Yang mengkhawatirkan kita adalah apakah kucing ini sedang sakit ? Timbul dalam benak kita bahwa keindahan bulu kucingku akan jauh berkurang dengan kerontokan tersebut.

Kerontokan bulu merupakan problem yang paling sering dijumpai menyerang kucing, apalagi untuk kucing dengan tipe long hair. Untuk mengatasi masalah tersebut gampang-gampang susah karena jika ditilik penyebabnya cukup banyak. Beberapa penyebab yang sering terjadi berdasarkan pengalaman dan informasi dokter adalah seperti:

  1. Rontok normal pada umumnya. Pada umumnya kucing akan menggugurkan bulunya paling tidak setahun sekali yang kemudian akan diikuti oleh  pergantian bulu yang baru. Namun demikian tidak menutup kemungkinan ada juga beberapa kucing yang dapat mengalami kerontokan dua atau beberapa kali setahun dengan jumlah yang tentunya tidak terlalu banyak. Kerontokan yang tidak terlalu banyak juga terjadi pada kucing betina secara periodik sesuai siklus reproduksi kucing.
  2. Kekurangan nutrisi. Kitten pada umumnya memerlukan makanan dengan kandungan protein minimal 30 %, sedangkan kucing dewasa antara 25-30 %.  Selain itu kucing  juga memerlukan berbagai vitamin dan nutrisi lain agar tetap sehat untuk menjaga kondisi kulit dan bulu agar tetap optimal.  Makanan kucing dipasaran yang relatif murah biasanya mempunyai kanduingan protein yang rendah dan tidak mengandung berbagai vitamin dan nutrisi tambahan yang diperlukan kucing, hal ini menjadi salah satu penyebab kekurangan nutrisi. Untuk itu sebaiknya gunakan tipe makanan yg memiliki nutrisi lengkap dan seimbang. Kalau pun cukup mahal maka anda dapat melakukan kombinasi dari beberapa tipe. Disamping itu jangan lupa memberikan tambahan vitamin untuk mendorong perkembangan bulu, diantaranya vitamin A dan E.
  3. Kelebihan vitamin. Seperti halnya kekurangan vitamin, kelebihan vitamin juga dapat menyebabkan kerontokan bulu, kulit kering/ berkerak dan mengelupas. Untuk itu proporsi pemberiannya juga harus memperhatikan dosis dan pemakaiannya.
  4. Suhu udara lingkungan yang terlalu panas. Fungsi kulit dan bulu pada kucing  adalah untuk melindungi tubuhnya dari berbagai pengaruh lingkungan dan penyakit.  Kulit dan bulu juga berfungsi untuk mengatur suhu tubuh dalam batas tertentu.  Pada daerah beriklim dingin bulu akan terangsang untuk tumbuh lebih tebal dan panjang karena berfungsi mencegah hilangnya panas dari tubuh.  Sebaliknya kucing cenderung merontokkan bulunya sendiri bila lingkungan tempat tinggalnya terlalu panas seperti halnya di daerah tropis. Untuk itu tempatkanlah kucing ditempat yang sejuk, kering dan bersih tentunya dengan sirkulasi udara yang lancar. Ada kalanya para breeder menempatkan AC/ pendingin udara di dalam ruangan dimana kucing berada.
  5. Shampoo mandi tidak sesuai. Shampoo yang tidak sesuai untuk kucing baik dari segi kandungan dan derajat keasaman (ph) dapat menyebabkan kerontokan. Beberapa shampoo yang banyak busanya mempunyai kandungan deterjen yang cukup tinggi yang dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan kerontokan. Disamping itu frekuensi mandi yang terlalu sering dapat mempengaruhi kelembaban normal kulit & bulu kucing. Kelembaban yang berlebihan dapat menjadi tempat yang sangat baik bagi berkembangnya jamur. Sebaliknya kelembaban yang rendah akan membuat kulit dan bulu kering dan rapuh. Pembilasan dan pengeringan yang kurang sempurna juga dapat menyebabkan iritasi dan kerontokan.
  6. Kutu/Pinjal (flea). Kutu/pinjal merupakan hama yang paling sering dijumpai menyerang kucing. Gigitan pinjal dapat menyebabkan kulit menjadi memerah, membengkak dan terjadi peradangan ringan disekitar gigitan. Bila jumlahnya banyak, reaksi alergi dan radang pada kulit akan semakin meningkat, akibatnya akan mempertinggi resiko kerontokan bulu yang tumbuh di atas kulit tersebut. Cara mengatasinya dengan memberikan obat kutu seperti Revolutions yang diteteskan pada tengkuk kucing. Jenis obat ini ada yang untuk kitten dan ada pula untuk kucing dewasa. Namun syaratnya bila anda memiliki lebih dari satu ekor kucing, sebaiknya pengobatannya dilakukan secara menyeluruh. Karena kuti ini akan dengan mudah berpindah tempat melalui sentuhan antara kucing sehat dan kucing yang sudah terkena kutu.
  7. Tungau (mites). Kebanyakan tungau hidup dengan menghisap cairan tubuh yang terdapat pada kulit, sehingga akhirnya kulit mati dan kering akibat kekurangan cairan dan nutrisi. Tungau seperti demodex dan scabies sangat sering menyerang kucing. Mahluk ini hidup dan tinggal di bawah kulit dalam lubang dan terowongan yang digalinya sendiri. Reaksi alergi dan radang yang muncul juga dapat memperparah kerusakan kulit dan bulu. Cara mengatasinya biasanya oleh dokter diberikan suntikan yang kemudian diulang setelah 2 minggu. Untuk kitten biasanya diberikan saja salep seperti scabicyt.
  8. Jamur (mold). Wilayah Indonesia yang berada di daerah tropis dengan kelembaban tinggi merupakan daerah yang cocok bagi tumbuhnya berbagai jenis jamur. Bulu tebal dan panjang pada kucing juga menciptakan tempat yang cocok bagi tumbuhnya jamur. Salah satu penyakit kulit yang sering terjadi yaitu ringwormjuga disebabkan oleh jamur. Selain menyerang kucing & anjing, penyakit ini juga dapat menyerang manusia dan menyebabkan gatal-gatal serta kemerahan pada kulit. Cara mengatasinya biasanya dokter juga memberikan suntikan tertentu yang diulang selama 2 minggu. Untuk jamur kucing yang menyerang manusia tertular dari kucing menurut pengalaman biasanya dapat dihilangkan dengan salep 88.
  9. Gangguan hormon. Disamping itu penyebab lain kerontokan bulu adalah gangguan pada produksi beberapa hormon. Salah satu yang paling sering adalah kebotakan yang bersifat simetris pada kedua sisi tubuh akibat gangguan pada hormon adrenal.
  10. Alergi. Penyebab lainnya adalah yang disebabkan oleh berbagai hal seperti gigitan kutu, makanan, vaksin dan obat-obatan, rumput atau tanaman lain, plastik, dll. Pemecahan masalah alergi relatif mudah yaitu dengan pemberian antihistamin dan menghindarkan kontak dengan bahan penyebab alergi, yang sulit adalah mencari dan mengidentifikasi bahan penyebab alerginya.
  11. Gangguan kekebalan. Kerontokan bulu juga terjadi pada beberapa penyakit gangguan kekebalan tubuh seperti autoimun.

Nah bila kucing anda mengalami gejala-gejala tersebut jangan panik. Identifikasi terlebih dahulu penyebab kerontokannya. Jika perlu konsultasikan ke dokter hewan anda. Yang paling penting adalah tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan rutin melakukan pembersihan secara menyeluruh.

Dari berbagai sumber…

http://www.guardian.co.uk/world/2011/dec/09/italian-cat-inherits-fortune

Four-year-old stray becomes world’s richest feline after death of 94-year-old mistress

A black cat. Tommaso, a four-year-old stray, has become the world’s richest cat. Photograph: Alamy

Tommaso, a four-year-old, one-time stray from Rome, is thought to have become the world’s richest cat.

Since the death of his 94-year-old mistress last month, he has become a property magnate — or perhaps mognate — with flats and houses worth an estimated €10m scattered from Milan in the north to Calabria in the south.

In a handwritten will, signed on 26 November, 2009, Tommaso’s mistress — the childless widow of a successful builder — gave her lawyers the task of identifying “the animal welfare body or association to which to leave the inheritance and the task of looking after the cat Tommaso”.

One of the lawyers, Anna Orecchioni, told the Rome daily Il Messaggero they considered several organisations without getting adequate guarantees of the cat’s future comfort and welfare. In the meantime, the old lady met a fellow cat-lover – named only as Stefania – in a park. “Sometimes I’d go to her house so my cat could play with Tommaso,” Stefania said.

As the old lady became increasingly frail, Stefania, a nurse, began to take care of her.

“She needed someone to help her move around, shower and eat. I looked after until the end,” she said.

Under Italian law, animals cannot inherit directly. But they can be beneficiaries if a suitable trustee is found. The elderly widow decided to entrust the cat – and his fortune – to Stefania.

Tommaso’s trustee, who is now looking after him an undisclosed address outside Rome, said: “I had no idea the signora had such wealth.”

But the fortune pales by comparison with that of Gunther IV, an Alsatian who inherited from his father Gunther III, the pet of a German countess. According to the Pet Gazette, he is worth around $372m.

The richest cat was previously thought to be Blackie, who was left £9m by his reclusive British owner in 1988.

 

Berikut ini grafik konversi usia kucing dibandingkan dengan usia manusia. Secara umum dalam beberapa literatur disebutkan bahwa 1 tahun usia kucing kira-kira sama dengan 15 tahun usia manusia.

Anda perlu mengetahui hal ini, karena akan sangat membantu dalam memahami perubahan fisiologis tubuh kucing kesayangan yang sesuai dengan pertumbuhan usia kucing Anda. Disamping itu hal ini dapat dipakai untuk mengantisipasi serta mencegah masalah-masalah kesehatan yang kemungkinan akan timbul seiring dengan penambahan usia kucing kesayangan anda.

Tahap Pertumbuhan:

1. Baby cat:  usia 0-2 minggu

  • Hanya mengkonsumsi susu.
  • Interaksi sosial masih sedikit.
  • Distimulasi oleh induk.
  • Mata mulai membuka dan berjalan pada umur sekitar 14 hari.
  • Belum dapat mengontrol dan mempertahankan suhu tubuh.
  • Belum dapat menjilati/menyisir/grooming bulunya sendiri.
2. Kitten: usia 3-8 minggu
  • Mulai belajar makan makanan padat (basah), secara bertahap konsumsi susu berkurang.
  • Periode sensitif belajar sosialisasi dan status sosial. Pada tahap ini banyak kemampuan sosialiasi dengan manusia/hewan lain terbentuk.
  • Mulai dapat mengontrol kencing dan buang air besar.
  • Mulai belajar menggunakan kotak pasir/litter box.
  • Mulai tertarik dan bermain dengan benda tertentu.
  • Mulai dapat berlari dan memanjat.
  • Mulai dapat belajar sesuatu yang agak rumit.
  • Mencakar/menggaruk dan berbagai perilaku berburu/predator.
  • Warna Mata berubah.
  • Semua gigi susu telah muncul.
  • Dapat mengontrol dan mempertahankan suhu tubuh.
  • Mulai menjilati/menyisir bulunya sendiri.
3. Post Kitten: usia 9-16 minggu
  • Makan makanan padat.
  • Terus belajar kemampuan sosial.
  • Sosialisasi bermain mencapai puncaknya.
  • Mulai belajar menghasilkan dan menghadapi konflik dengan kucing lain.
  • Pada tahap ini dapat terbentuk status sosial kucing yang berlebihan.
  • Terus menggunakan kotak pasir/litter box.
  • Eksplorasi lingkungan, memanjat lebih agresif.
  • Gigi susu mulai tanggal.
4. Remaja: usia 17 minggu-1 tahun
  • Merupakan lanjutan dari tahap sebelumnya.
  • Pada tahap ini terjadi kematangan seksual. Organ-organ reproduksi mulai berfungsi dengan aktif.
  • Sosialisasi bermain mulai berkurang.
  • Lebih suka menjadi subordinat kucing lain yang lebih besar, tetapi bisa menantang kucing tersebut untuk mendapatkan status sosial.
  • Dapat terjadi Spraying (kencing sembarangan, terutama sering terjadi pada kucing jantan). Hal ini berhubungan dengan perubahan hormon & status sosial.
  • Bila telah terbiasa berkeliaran di luar rumah, kucing akan berkeliaran lebih lama dan lebih jauh dari sebelumnya.
 5. Dewasa: usia 1-6 tahun
  • Kecepatan metabolisme mulai berkurang.
  • Mulai terjadi penambahan berat badan berlebihan/ kegendutan bila makanan & olahraga/ bermain tidak dikontrol.
  • Perkembangan sosial/sifat sempurna pada umr -3 tahun.
  • Sifat sangat dipengaruhi oleh genetik/keturunan dan pengalaman sosial pada tahap sosialisasi awal.
  • Mulai jarang bermain, tapi biasanya masih mau bermain biala ada teman atau mainan.
  • Bau urin/kencing kucing jantan berubah menjadi kuat.
6. Senior/lansia: usia 7 tahun keatas
  • Penurunan nafsu makan sering terjadi
  • Penurunan aktivitas mengurangi interaksi sosial dengan pemilik atau kucing lain.

Sumber:

http://cats.about.com/cs/healthissues/a/agechart.htm,

http://www.kucing.biz/_kucing.php?_i=a7-konversi-umur-kucing-dng-manusia

Eid Fitr Mubarak 1432 H

Ramadhan usai sudah, Smg mjd amal yg berkah Serta membawa hati kembali fitrah. Taqobbalallahu minna waminkum, shiyamana washiyamakum, kullu ‘amin wa antum bi khoir, Insya Alloh. Smg Alloh SWT menerima ibadah dan puasa kita. Smg setiap saat selalu dalam kebaikan, Insya Alloh. Aamiin YRA. Lykasal Cattery mengucapkan Mohon Maaf Lahir Bathin. SELAMAT IDUL FITRI 1432H

Pada umumnya pencinta kucing sangat menginginkan proses pengembangbiakkan kucingnya berjalan dengan baik. Dari mulai proses memilih indukan, mengawinkan hingga proses melahirkan pada kucing kesayangannya berjalan lancar dan normal. Untuk itu perlu diperhatikan proses perawatan kucing yang sedang hamil dan proses persalinannya. Beberapa catatan di bawah mungkin bisa membantu anda pencinta kucing dalam mengembangbiakkan kucing kesayangannya sampak menangani proses kelahirannya agar kita tidak panik dan juga dapat meringankan proses induk kucing dalam melahirkan anak-anaknya secara normal dan sehat.

Mempersiapkan Perkawinan

Kucing Persia betina memasuki masa dewasa kelamin pada umur 10 – 14 bulan, saat ini kondisi organ reproduksinya sudah matang namun menurut beberapa peneliti dan standar CFA usia perkawinan untuk kucing betina sebaiknya setelah umur 14 bulan. Kucing betina pada usia itu secara mental dan fisik telah kuat untuk mengalami masa kehamilan, melahirkan, menyusui, dan sekaligus mengasuh anak-anaknya. Sebelum kucing dikawinkan calon induk betina harus dalam kondisi prima. Untuk itu diperlukan persiapan-prsiapan matang seperti memberi  obat cacing, Vaksinasi, dipastikan kondisi buu dan kulit bersih tidak terdapat penyakit (scabies, kutu dll) serta diberikan makanan bernutrisi dan vitamin supaya selama kehamilan induk kucing sehat bebas dari segala macam penyakit. Hal ini perlu dilakukan jangan sampai ketika sedang hamil atau menyusui nantinya kucing cacingan atau terkena penyakit kulit. Dan jangan lupa potong kuku-kuku kedua kucing agar tidak terluka ketika proses perkawinan. Perlu diperhatikan bahwa selama proses kehamilan hindari pemberian obat-obatan selain vitamin pada kucing. Apabila kucing indukan dalam kondisi prima memungkinkan makanan akan lebih mudah diserap tubuh lebih sempurna sehingga janin tumbuh dengan baik.

Memahami saat kucing birahi dan proses perkawinan

Saat  yang tepat bagi kucing betina birahi belum bisa ditentukan dengan pasti. Hanya saja kalau dicermati dengan seksama kucing betina yang sedang masa birahi akan kelihatan lebih genit dengan menggeliatkan tubuhnya, berguling-guling di depan pejantan dan punggung sekitar ekor bila dipegang akan terangkat. Frekuensi untuk menjilati tubuhnya meningkat, terutama kegiatan membersihkan alat kelaminya. Bila belum yakin, cobalah memegang atau sekedar mencolek bagian tubuh belakang ,terutama disekitar kelaminya. Kalau ekornya melipat kesamping kiri atau kanan dan disetai gerakan kedua kaki belakang berjalan di tempat ,itu pertanda kucing betina siap untuk dikawinkan dan biasanya menurut pengalaman, kucing betina akan lebih agresif untuk mendekati kucing jantan sambil meyodorkan bagian belakangnya. Agak berbeda dengan kucing jantan, bila sedang birahi akan mengeluarkan suara-suara meongan lebih sering dari biasanya, mendekati betina incaran dan menciumi bagian kemaluan sang betina terus-menerus. Menurut pengalaman selama tanda-tanda ini belum muncul pada kucing anda jangan dipaksakan untuk dikawinkan ya, kadang-kadang mereka malah bertengkar dan malah musuhan. Menurut pengalaman, kucing betina dapat melangsungkan perkawinan (masa birahinya) hingga 15 hari tapi yang efektif hanya 7 hari sejak pertama kawin. Setelah dikawinkan selama 7 hari kucing jantan dan betina sebaiknya dipisahkan. Setelah selesai kawin terakhir maka sebaiknya dimandikan sampai bersih dengan menggunakan shampo normal saja. Jika pada saat proses perkawinan terjadi luka di tengkuk betina karena digigit pejantan, maka jangan panik segera setelah selesai perkawinan bersihkan dengan betadin dan berikan salep luka luar tipis saja ulangi sampai luka kering.

Perawatan selama kucing betina hamil

Pada umunya,  setelah proses prkawinan kucing betina akan hamil kecuali pada kasus-kasus tertentu ada kalanya kehamilan mengalami kegagalan (semu). Menurut pengalaman masa kehamilan kucing 53–67 hari dihitung dari hari pertama ketika kucing dikawinkan, untuk itu anda perlu mencatat tanggal perkawinan pertama kalinya agar kita bisa mmprediksi kira-kira pada tanggal berapa kelahirannya nanti. Selama proses kehamilan kucing betina disarankan untuk di tempatkan pada tempat khusus yang terpisah dengan kucing jantan lainnya dan sebaiknya kandang yang digunakan tidak bertingkat. Hal ini dimaksudkan agar induk tidak melompat–lompat  naik dan turun yang bisa menyebabkan keguguran pada kandungannya. Makanan induk kucing juga mulai disesuaikan dengan makanan kitten karena kandungan proteinya yang tinggi yaitu 34–36% sangat diperlukan untuk kucing hamil. Selama hamil kucing betina sebaiknya tidak dimandikan kecuali dalam kondisi khusus bila bagian belakannya kotor sekali itu pun harus dilakukan dengan sangat hati-hati menggunakan lap basah dan air hangat (tidak mandi full), yang aman dilakukan untuk perawatan bulunya cukup mandi kering saja yaitu  diblower dan di sisir.

Proses persalinan

Kucing betina yang akan melalui proses melahirkan menunjukan gejala seperti berisik, gelisah, nafsu makan berkurang, menggaruk-garuk alas atau lantai serta mulai mencari-cari tempat tesembunyi untuk melahirkan anaknya. Untuk itu anda sebaiknya memasukkan kucing pada tempat tersendiri agar aman dari gangguan dan jauhkan dari pasir tempat pup nya. Tanda pasti bahwa sebentar lagi kucing akan melahirkan adalah air ketubanya pecah dan mengalir seperti air kencing. Jika kondisi kucing sudah seperti itu maka kita harus meningkatkan pengawasan dan segera menyiapkan peralatan yang diperlukan untuk membantu proses persalinan seperti:

  1. Setelah usia kucing betina memasuki usia kehamilan antara 53–67 + 10 hari (masa melahirkan) maka pengawasan terhadap kondisinya sudah harus lbih intensif dilakukan karena bisa saja sewaktu-waktu kucing tersebut melahirkan.
  2. Siapkan alat-alat bantu sebagai berikut :
  • Gunting tajam yang telah direndam dalam alkohol. Fungsinya untuk memotong tali pusar,
  • Benang yang sudah dipotong sepanjang 20 cm. Fungsinya untuk mengikat tali pusar namun terlebih dahulu benang direndam dengan alkohol,
  • Pipet. Fungsinya untuk menyedot sisa cairan di hidung,
  • Handuk, lap lembut, kanebo. Fungsinya untuk membersihkan cairan sisa plasenta dan darah.
  • Kapas dan tissue. Fungsinya untuk menyerap sisa cairan.
  • Baskom tempat air hangat. Fungsinya untuk tempat memandikan anak kucing yang baru lahir.
  • Alkohol 70%. Untuk mencuci peralatan melahirkan (gunting dan benang) agar steril,
  • Betadine. Fungsinya untuk mengobati luka potongan pada tali pusar.
  • Shampoo bayi. Fungsinya untuk memandikan kitten setelah lahir.
  • Lampu penghangat. Fungsinya untuk menghangatkan kitten setelah dimandikan sambil menunggu induk selesai melahirkan.
  • Keranjang kecil. Fungsinya sebagai tempat sementara kitten.

Pada umumnya kucing betina sudah dibekali insting ketika melahirkan anaknya, secara naluri hewan ini akan merobek tali pusar anaknya dan menjilati cairan ketuban hingga bulu anaknya kering setelah itu, tali pusar digigit dan sisa plasentanya dimakan untuk menambah kualitas asinya. Namun untuk kucing ras, sepeti Persia sudah terbiasa hidup tergantung pada manusia sehingga insting alamnya menjadi berkurang. Kadang induk kucing ini tidak tahu apa yang harus dilakukan setelah anaknya lahir, begitu usai melahirkan biasanya induk kucing membiarkan anaknya begitu saja dan tidak melakukan apa-apa padahal anaknya masih terbungkus plasenta. Bila hal ini dibiarkan saja maka anak kucing yang baru dilahirkan akan mati karena tidak bisa bernafas untuk itu disinilah peran kita penjadi sangat penting untuk mebantunya dalam proses persalinan agar seluruh kitten yang dilahirkan selamat dan sehat. Prosesnya kira-kira sebagai berikut:

  1. Setela kitten keluar dari rahim induk (tanda-tanda keluar dapat dideteksi dari prus kucing dengan semakin sering mengjan kencang) maka segera kita mebuka/menyobek plasenta yang masih membungkus kitten,
  2. Bersihkan dengan segera wajah dan hidung yang masih terdapat cairan hingga benar-benar kering menggunakan tissue, jika perlu sedot cairan di hidung menggunakan pipet sampai kitten mengeluarkan suara. Kemudian keringkan bagian tubuh lainnya,
  3. Setelah itu dengan menggunakan benang yang telah direndam dengan alkohol kita ikat tali pusarnya dan setelah itu potong tali pusarnya sekitar 2 cm dari perut kitten,
  4. Berikan sisa potongan dan plasenta tersebut ke induk kucing untuk dimakan,
  5. Kemudian luka potongan diolesi dengan alkohol menggunakan kapas (dibungkus) dan diberi betadine,
  6. Hangatkan kitten yang baru lahir sekitar 2-3 menit menggunakan lampu penghangat dan tempatkan dikeranjang yang telah diberi handuk,
  7. Sambil menunggu kitten lainnya keluar maka mandikan kitten yang baru lahir tersebut menggunakan shampoo cair dan air hangat hingga tubuhnya bersih dari sisa cairan. Keringkan menggunakan handuk, kanebo dan tisue kemudian segera tempatkan pada keranjang yang sudah dilengkapi dengan lampu penghangat tadi,
  8. Setelah seluruh kitten keluar dan selesai dibersihkan dan pastikan sudah tidak ada lagi kitten yang akan keluar, maka bersihkan bagian belakang induk menggunakan air hangat dan kanebo hingga kering. Pada umumnya induk betina akan kelelahan, ada kalanya dia akan menjilati sendiri bagian belakangnya,
  9. Setelah seluruh proses ini selesai maka bayi kucing segera disusukan ke induknya untuk memperoleh kolostrum.

Sebagai catatan kucing bisa melahirkan 4 – 6 bayi dan idealnya induk kucing butuh waktu 15 menit sampai ½ jam untuk setiap kelahiran bahkan tidak menutup kemungkinan sampai tertunda 1 – 2 hari (disebabkan jarak waktu pembuahan pada awal perkawinan), disinilah peran serta pemilik untuk menemani induk kucing sampai selesaipersalinan agar induk kucing tenang. Setelah semua proses dilewati termasuk menyusui untuk pertama kalinya dapat berjalan dengan baik maka induknya perlu diberikan vitamin, obat pembersih sisa kotoran yang masih berada di rahim dan antibiotik untuk mencegah infeksi rahim selama beberapa hari.

Dalam beberapa kasus melahirkan, terkadang ada pula induk kucing harus melewati proses kelahiran secara caersar. Hal ini disebabkan induk berpinggul sempit dan biasanya mengalami kesulitan melahirkan secara normal. Faktor lain adalah induk kucing selama kehamilan nafsu makanya kurang sehingga tidak punya tenaga untuk melahirkan. Melahirkan bayi terlalu banyak juga bisa menyebabkan kelahiran tidak normal kareana kehabisan tenaga. Jika menemui kasus seperti ini maka segera konsultasikan dengan dokter hewan anda.

Pemberian obat dan vitamin

Setelah semua proses dilewati termasuk menyusui untuk pertama kalinya dapat berjalan dengan baik maka induknya perlu diberikan vitamin penambah nafsu makan, vitamin pelancar asi, obat pembersih sisa kotoran yang masih berada di rahim dan antibiotik untuk mencegah infeksi rahim selama beberapa hari.

Dan untuk bayi kucing setelah usianya dua minggu dan matanya sudah mulai melek jika air susu dirasa kurang karena banyaknya kitten yang harus disusukan maka bisa juga diberi tambahan susu dengan menggunakan susu formula bebas laktosa (free lacto).

Masa-Masa Kritis yang harus perlu kita perhatikan

I.  Saat Proses Persalinan.

Pada masa  ini masa dimana induk kucing berjuang antara hidup dan mati bagi dirinya maupun anak-anaknya yang ada dalam kandungan, oleh karena itu mohon kiranya para penyayang kucing selalu memperhatikan kondisi kucing agar tidak terlambat mengetahui saat kucing benar-benar akan melahirkan, luangkanlah waktu, atau kalau memang tidak bisa meluangkan waktu, pada saat sudah memasuki usia kandungan 63 sd 65 hari dititipkan saja pada dokter hewan ( rawat inap) agar kucing kesayangan kita bisa selamat dalam proses persalinannya. Tanda-tanda yg bisa dilihat dari kucing yang akan melahirkan biasanya akan gelisah, bergerak kesana-kemari dan mengeong cukup sering berbeda dari prilaku dia pada umumya. Bila kondisi tersebut dialami oleh kucing anda, maka langkah selanjutnya periksalah puting susunya dengan menekan dan lihatlah apakah sudah mulai keluar ASI nya. Jika sudah maka biasanya proses kelahiran tinggal menunggu waktu saja. Tetaplah waspada pada kondisi tersebut karena sewaktu-waktu kucing anda akan segera melahirkan. Untuk itu segera persiapkan alat-alat pendukung proses kelahiran seperti yang sudah dijelaskan di atas.

II. Setelah Proses Persalinan.

1. Masa Krirtis Bagi Induk Kucing 
Satu sampai dengan tujuh hari setelah proses persalinan baik normal maupun melalui tindakan medis adalah merupakan masa kritis, karena bisa saja terjadi infeksi akibat operasi atau luka dan bisa juga ternyata masih ada anak didalam rahimnya yang sudah mati tapi tidak bisa keluar dan tidak kita ketahui (biasanya kelahiran normal), maka hal ini sangat berbahaya dan akan membunuh induk kucing tersebut karena keracunan janin yang membusuksalah satu cirinya nafsu makan jauh menurun, tidak bisa buang air besar dan kecil, lalu muntah-muntah, bila setelah proses persalinan kucing menunjukan tanda-tanda ini secepatnya kita harus bawa ke dokter hewan, karena dalam hitungan jam bisa merenggut nyawa induk kucing kita. Jika masa ini telah terlewati maka kita bisa bernafas lega, karena induk kucing kita akan baik-baik saja dan mulai memperbaiki kondisi tubuhnya agar air susunya bisa keluar banyak dengan banyak makan dan minum. Jangan lupa berikan vitamin dan makanan dengan gizi yang cukup. Pada umumnya induk menyusui diberikan makanan untuk kitten.

2. Masa Kritis Bagi Anak Kucing

  1. Usia satu sampai dengan tiga  hari, masa ini benar-benar kritis karena anak kucing harus bisa menyesuaikan suhu tubuhnya dengan lingkungannya dan juga dia harus bisa mendapat kolostrum pada saat hari pertama setelah dilahirkan, kolostrum ini adalah susu pertama yang keluar dari induk sampai dengan 5 jam yang mengandung zat-zat untuk kekebalan tubuh anak-anaknya agar tidak mudah terkena penyakit, dan juga susu disaat-saat berikutnya setiap dia perlukan sebagai asupan makan, jika salah satu ini tidak berjalan bisa dipastikan anak tersebut tidak bisa bertahan hidup.
  2. Usia tiga sampai empat belas hari, jika masa pertama terlewati dengan baik selanjutnya adalah masa hukum alam dimana yang kuat akan menang dan yang lemah akan tersingkir, maksudnya masa ini anak-anak kucing apalagi jika lebih dari 2 ekor persaingan untuk mendapatkan susu induknya sangatlah keras, terkadang yang agak lemah akan sulit mendapatkan susu, jika hal ini dibiarkan tanpa bantuan kita untuk yang lemah, baik dengan cara mencarikan puting susu induknya dan menjaga agar dia bisa menyusu, atau dengan memberi susu formula khusus kucing yang bebas laktosa dengan cara disuapkan, maka yang lemah tersebut juga tidak akan bisa bertahan hidup, maka kita sebagai pemeliharanya wajib untuk memperhatikan proses menyusui di periode ini.
Berdasarkan pengalaman dan berbagai sumber.

New look pet collar

Your pet will feel like they are part of the celebration when they put on That Cat!

Originals Little Miss Sunshine Easter Bonnet and collar.

Little Miss Sunshine is 7.5″ in diameter, made of bright golden netting embellished with a yellow and white polka dot ribbon, and topped with flowers.

The perfect gift for bringing a little sunshine into any pet lovers day, Little Miss Sunshine comes packaged in That Cat! Originals signature hat box.

Matching Life’s a Ball collar to tops off the look.

See at: http://www.etsy.com/listing/52766767/little-miss-sunshine-easter-bonnet

The Siberian….

Did you know that Russian President Gorbachov had a Siberian named Murat, and also that Dmitry Medvedev, the current President of Russia, has a colorpoint Siberian?

Pamela Martin, Siberian Breed Council Secretary, writes about this Russian treasure.

The photo here is of GC Solacefarm Timosha Yuriovich.

Source: CFA’s Monthly eNewsletter, March 2011

Russian Blue

Regal blue coat with a silver sheen, and green, green eyes. A head that has “seven planes” to it. What cat is this? Well, it’s the Russian Blue.

Also known as the “Archangel Cat”, the aristocratic Russian Blue is the gem of the feline world. Their short, dense silver-tipped blue fur glistens and shimmers in the light as they move providing an elegant setting for their glowing emerald green eyes. Is it any wonder they are rumored to have been the pets of the Russian Czars and a favorite of Queen Victoria? Their beautiful faces have an enigmatic smile as they survey their dominion with satisfaction. They are a medium-sized cat with fine boning and large, flared ears all in wonderful harmony. Sheer elegance combined with intelligence make this breed a winner in the show ring and in the home.

TICA news letter, Thursday, March 17, 2011

General Description

The aristocratic Russian Blue is the gem of the feline world. Their short, dense silver-tipped blue fur glistens and shimmers in the light as they move providing an elegant setting for their glowing emerald green eyes. Is it it any wonder they are rumored to have been the pets of the Russian Czars and a favorite of Queen Victoria? Their beautiful faces have an enigmatic smile as they survey their dominion with satisfaction. They are a medium sized cat with fine boning and large, flared ears all in wonderful harmony. Sheer elegance combined with intelligence make this breed a winner in the show ring and in the home.

History

Russian Blues are also known as the Archangel cats. While their silver tipping and green eyes certainly make them look like angels, the Archangel name was given to them after their point of origin–the Russian port of Arkhangelsk on the White Sea about 150 miles south of the Arctic Circle. The cats boarded the boats with the sailors and came to other parts of Europe. The first cat shows in England in the 1880s included Russian Blues. For a while, all blue shorthaired cats competed in the same class however in 1912 the distinctive cats from Arkhangelsk with their large eyes and ears were assigned their own class called the Foreign Blue.

The war had an impact on cat breeding and on the Russian Blue cats. After the war, breeders sought to revive their lines and outcrossed to cats that resembled the Russian cats. Some English breeders chose to use the blue British Shorthair to ensure they kept the pale plush coat. Other breeders chose to use blue point Siamese to ensure they kept the elegant foreign body with its long fine legs and to preserve the distinctive head with its large ears and eyes. The Scandinavian breeders were also working with outcross cats using Siamese and a blue cat from Finland but their cats had short tight dark coats and magnificent emerald green eyes set like jewels in the triangular head. Russian Blues came to North America in the early 1900s however serious breeding programs began much later. The North American breeders imported cats from both England and Scandinavia and worked to combine the best features of each into today’s modern Russian Blue. Today’s Russian Blue has emerald eyes and a pale blue coat frosted with silver and the angelic smile that is a distinguishing feature of the breed.

Personality

The elegant, aristocratic Russian Blue has a keen intellect that makes it an engaging companion. The Russian Blue surveys a situation before diving in and so rarely gets itself into a difficult situation – it observes people to determine if they are worthy of its companionship. Sometimes people see this behavior as shy or aloof when it is really a reserve with strangers until it has fully assessed them. Once the Russian Blue decides you are worthy of its attention, it is extremely affectionate and expects your loving attention to all its needs. They will teach you how to play Fetch – bringing you their toy and demanding you throw it for them! Their quick intelligence has them learning all the time – and they will watch you until they figure out how to open that container containing their favorite treats! While they are generally quiet cats, they will talk to you if you talk to them and can develop a large vocabulary. They are playful, loving companions that get along well with children and other pets. They are a great choice for the modern family because they are content with their own company while you are out and about but delighted to spend time playing or curled in your lap when you get home.

Traits

Russian Blues come in one coat color – Blue. And one coat length – Short. It is their short, dense, bright blue coat tipped with silver that has been a hallmark of the breed for more than a century. The silvery tip to the hairs reflects the light and the coat shimmers like moire silk as the cat moves. Watching a Russian Blue moving in sunlight is like watching poetry in motion! The dense coat stands out from the body and you can draw patterns in the coat that will stay until you smooth them out again.

The elegant silver setting is one set to house priceless jewels – and those jewels are the glowing emeralds that serve as eyes in these magnificent cats. The deep, vivid green eyes engage your attention and draw you deep into their depths. The enigmatic smile hovers on the face as the cat watches you entranced with its regal bearing.

The Russian Blue is a graceful cat with a medium-sized foreign body that is lithe and muscular. The long legs are fine boned and the cat seems to know it as it often poses sitting high with feet crossed in a pose that accentuates the line of the cat.

The head is a wedge with 7 angular planes that create a pleasing look. The characteristic smile is emphasized by the crossing of the muzzle and cheekbone planes. The wide, high cheekbones frame the large, almost round emerald eye. The large, flared ears frame the exquisite face providing a pleasing balance.

All together the straight lines and graceful presence of the Russian Blue give it an aristocratic appearance that is then regally cloaked in the blue coat shimmering with silver and the expressive emerald green eyes

Source: http://www.tica.org/public/breeds/rb/intro.php

Name : Laluna

Sex : Female, Color: Brown pich white tabby.

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.